Sedikit Tentang Lokomotif CC206

Lokomotif CC206 produk dari GE (General Elektrik) Amerika Serikat. Awal di datangkan ke Indonesia pada akhir tahun 2012 menjelang tahun 2013. Kebutuhan akan skuad lokomotif menggantikan lokomoitf keluaran tahun 1977 (CC201) dan sebagian Lokomoitf BB menjadi salah satu alasan. Alasan meningkatkan pelayanan juga bisa, karena sebagian dari lokomotif CC206 ini digunakan untuk menarik kereta penumpang.

tentang lokomotif cc206

Di Mutasinya seluruh lokomotif CC204 ke pulau Sumatera sempat membuat kekurangan lokomotif saat lokomotif CC206 belum datang semuanya. Hal ini berimbas pada keberangkatan kereta api khususnya ka lokal yang menjadi korban keterlambatan keberangkatan. Suatu waktu KA KRD KTS yang seharusnya berangkat pada pukul 17.25 harus rela berangkat pada pukul 22.30 (paling malam).

Berikut ini sedikit tentang lokomotif CC206 :

  • Lokomotif pertama yang datang pada tahun 2012 akhir diberi nomor CC206 13 01 (aslinya tahun 2012 tapi diberi nomor 13 yang menandakan tahun, mungkin untuk keseragaman).
  • Jumlah lokomotif CC206 yang berada di Indonesia berjumlah 100 (seratus) dengan penomoran urut sesuai dipo lokomotif yang menaungi.
  • Dipo Lokomotif Sidotopo yang paling banyak menaungi lokomotif CC206
  • Nomor Lokomotif CC206 13 87 dan CC 206 13 88 digunakan untuk Rombongan Trainset saat berkunjung ke korban letusan gunung kelud Kediri.
  • Nomor Lokomotif CC206 13 55 saat ini masih off karena digunakan untuk KA 86 Malabar saat terjadi peristiwa luar biasa hebat.
  • Dipo Lokomotif Jember tidak mendapat jatah Lokomotif CC206
Cukup sekian dulu karena pengetahuan admin yang masih minim, sehingga artikel ini layak untuk di kritisi dan ditambahi oleh siapapun. Silakan menambahkan di kolom komentar. 

2 Responses to "Sedikit Tentang Lokomotif CC206"

  1. nasib CC300 buatan anak negeri gimana om? dijadikan penarik gerbong kereta lokal juga oke kayaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. rencana kedepan sepertinya gitu mas Lyon. Itu status nya masih milik Dirjen Perhubungan, belum di miliki oleh PT KAI

      Delete