Saya dan Kereta Api

Mengapa saya sangat suka kereta api?Awalnya saya tidak begitu memperhatikan transportasi darat yang handal ini. Karena masih suka menggunakan motor dan naik bis umum untuk pergi dan pulang kerja. Tidak terpikirkan sama sekali untuk menggunakan jasa angkutan kereta api. Pernah ingin sekali naik kereta api untuk berangkat dan pulang kerja, akan tetapi jadwal kereta api yang tidak mengakomodasi saya.

Berbulan-bulan saya harus berjibaku dengan sepeda motor, baik kena macet, bensin habis disalip orang lain yang lebih mengarah pada emosi. Belum lagi masalah cuaca yang sedang hujan, saya harus menerjang itu semua demi hadir tepat waktu di tempat kerja. Tiap hari harus mengendarai motor membuat saya menjadi capek, terasa tubuh ini memberontak untuk minta di istirahatkan.

Tiket Kereta API KRD

Sekali lagi, saya datang ke stasiun (Mojokerto) untuk memastikan ada perubahan jadwal atau tidak. Dan ternyata ada perubahan jadwal kereta api lokal KRD Kertosono Surabaya PP dengan keberangkatan awal 06.10 WIB menjadi 04.49 WIB. Hal ini membuat saya langsung banting setir menjadi pengguna setia kereta api. Walaupun sesekali saya harus naik motor karena bosan juga naik kereta api. Jadwal pun berubah kembali namun masih dalam tahap wajar , 04.52 WIB sampai saat ini masih bertahan.

Untuk Jam pulang kerja, dulu saya menggunakan kereta api KRD dengan alasan jam pulang kerja tepat dengan jam berangakt KRD. Akan tetapi tidak enaknya naik KRD selalu di tahan lama (30 menit) di stasiun tarik yang membuat saya menjadi jenuh. Kejenuhan segera saya atasi dengan berbaur bersama teman sesama pengguna kereta api, bahkan kami saling akrab sampai sekarang. Efeknya jam pulang menginjakkan kaki di rumah pukul 19.30 WIB. Cukup malam untuk ukuran orang desa seperti saya.

Kereta API KRD

Saat ini saya menggunakan jasa kereta api rapih dhoho untuk jam pulang kerja, jam menginjakkan kaki dirumahpun menjadi lebih sore. banyak suka dan duka menggunakan kereta api KRD dan Rapih Dhoho. Mulai dari naik atap kereta api, naik lokomotif, menjadi penumpang gelap, semuga sudah saya alami. Dan yang paling enak itu tertib dalam berkereta api. Kesadaran pribadi yang menjadikan saya tertib berkereta api bukan di takut-takuti atau ikut-ikutan orang lain.

Kereta API KRD

Semoga Kinerja KAI semakin profesional dalam mengakomodasi kaum pekerja seperti saya yang selalu menggunakan jasa kereta api.

3 Responses to "Saya dan Kereta Api"

  1. Replies
    1. betul mas haryo, apakah mas haryo juga domisili yang sama ?

      Delete
    2. Betul sekali mas, tepatnya di mojosari... Ini link saya mas,,, http://dipomojosari.blogspot.com/

      Delete