Dihadang Pedagang Asongan di Kertosono, KA Sancaka Tertahan di Baron

pedagan asongan demo PT KAI
gambar ilustrasi
Demo pedangan asongan di Stasiun Kertosono pada hari Jum'at tanggal 14 Maret 2014 dengan memblokade rel kereta api membuat kereta api logawa dari jember dan kereta api sancaka dari Madiun tidak bisa lewat. Kedua kereta api tersebut tertahan signal di Stasiun Sembung (logawa) dan di stasiun Baron (Sancaka).

Sebelumnya, petugas PT KAI mensweeping atau memeriksa penumpang yang tidak bertiket dan menertibkan pedagang asongan di stasiun kertosono. Akan tetapi pedagang tersebut menerobos pintu samping stasiun, tidak lewat pintu utama kemudian memblokade rel kereta api di area stasiun kertosono.

Yang menjadi permasalahan semakin pelik adalah adanya dukungan dari warga sekitar yang jika di total atara pedagang dan warga pendukung menjadi 150 orang. Dengan adanya insiden ini, sebagian penumpang yang mempunyai urusan penting memilih menggunakan bus untuk melanjutkan perjalannnya.

Kembali aksi yang sangat di sayangkan oleh pihak yang terlibat dalam bentrok klasik ini, semestinya tidak perlu terjadi seperti ini jika diselesaikan dengan kepala dingin. Kerugian bukan ada pada mereka, melainkan ada pada penumpang yang mempunyai urusan penting. Bagaimana jika diantara penumpang tersebut ada yang sakit butuh berobat ke RSUD dr Soetomo, apakah mereka tidak punya rasa empati pada penumpang.


0 Response to "Dihadang Pedagang Asongan di Kertosono, KA Sancaka Tertahan di Baron"

Post a Comment