Gangguan Pada Kereta Pembangkit, KA KRD Terlambat

Halo railway mania, masyarakat pecinta dan pengguna kereta api. Pagi ini saya ingin menceritakan pengalaman saya menggunakan jasa layanan kereta api KRD Kertosono tujuan Surabaya Kota. Kereta Api KRD Kertosono ini menjadi tulang punggung saya dan semua penumpang penglaju mulai dari Kertosono, Sembung, Jombang, Sumobito, Curahmalang, Mojokerto, Tarik, Krian. Alasan mengapa KRD Kertosono dilipilih menjadi sarana menuju tempat kerja, karena harganya sangat murah yakni Rp 2.000 (dua ribu rupiah) ada juga yang memilih KRD karena jadwalnya cocok dengan jam masuk kerja. Tapi bagi saya, alasan murah itu yang menjadi pilihan saya. Tadi pagi kereta api KRD mengalami keterlambatan di karenakan genset atau kereta pembangkitnya rusak.

Kabar Kereta Pembangkit Rusak

Ada Kabar KRD Telat berangkat dari Stasiun Kertosono, pukul 05.15 masih belum berangkat dikarenakan ada gangguan pada lokomotif atau pembangkit. Normalnya KRD berangkat dari Stasiun Kertosono pukul 04.45 terlambat 30 menit lebih baru di berangkatkan. Di Stasiun Mojokerto sendiri KA Dhoho dari Surabaya baru masuk pukul 05.15 bersilang dengan KA Mutiara Selatan dari Bandung tujuan Surabaya. KA Dhoho lambat 15 menit

.

gambar krd kertosono


Reaksi Calon Penumpang

Berbagai reaksi dari calon penumpang KRD Kertosono yang sebagian bersar merupakan pelaju mulai panik dan mempersiapkan planning untuk ikut KA Arjuno Ekspres dari Madiun tujuan Surabaya. KA Arjuno normalnya berangkat dari Stasiun Mojokerto pada pukul 06.20 WIB. Bagi para pekerja, kabar keterlambatan KRD ini cukup membuat gelisah, karena terancam akan terlambat masuk kerja. Dengan ikut KA Arjuna ekspres setidaknya masih bisa nutut i waktu masuk kerja, harapannya seperti itu.

KA KRD Kertosono

Sekitar 50 % penumpang KRD membeli KA Arjuno dengan asumsi KRD terlambat parah atau di susul KA Arjuno di Stsasiun berikutnya. KRD Datang pukul 06.05 dan berangkat pukul 06.10. Terlihat lokomotif menggunakan CC2017711 dengan kereta pembangkit K1 dengan nomor P 09601 SLO berarti kereta pembangkitnya buatan tahun 1996 rangkaian milik Solo.

gambar genset kereta api

gambar kereta pembangkit

Suasana di dalam kereta tidak begitu ramai, penumpang mojokerto banyak yang mendapat tempat duduk dan pendingin udaranya sangat dingin atau berfungsi dengan sempurna.

Saya tetap naik KA KRD walaupun telat tidak masalah, kalaupun disusul KA Arjuna juga tidak masalah. Begitu KRD berangkat dari Jalur 2 Stasiun Mojokerto, pak masinis langsung menggeber gas nya (kayak motor dong) kira-kira kecepatan 80 kpj masuk Stasiun Tarik dan ternyata tidak disusul Arjuno, di Stasiun Krian juga tidak disusul Arjuno sampai dengan Stasiun Sepanjang Arjuno belum ada tanda-tanda menyusul KRD. Masuk Stasiun Wonokromo pukul 07.00 dan tidak ada gangguan sama sekali, biasanya di ganggu kedatangan KA Penataran Ekspres. Dari Wonokromo langsung berangkat menujug Stasiun Gubeng dan bersilang KA Argo Wilis di daerah Ngagel. Alhamdulillah KA KRD Kertosono datang stasiun Gubeng lambat 30 Menit artinya tidak begitu terlambat, sedangkan kedatangan KA Arjuno normalnya pukul 07.20.

Demikian cerita perjalanan saya dengan Kereta Api KRD Kertosono, kereta api lokal dengan fasilitas yang sangat bagus harga nya murah meriah. Semoga bermanfaat dan menghibur sebelum Sholat Jum'at.

0 Response to "Gangguan Pada Kereta Pembangkit, KA KRD Terlambat"

Post a Comment