Pantauan Peralihan Tiket KA Thermal Daop 8 Perdana

Hari ini tanggal 13 Oktober 2015 mulai diberlakukannya sistem ticketing untuk kereta api lokal Daop 8 Surabaya. Diantaranya Kereta api Komuter SUSI, Komuter Sulam, KRD Bojonegoro, KRD Kertosono, Rapih Dhoho dan Penataran. Sebelumnya tiket kereta tersebut berupa tiket konvensional yang di print pada printer dot matric, kini beralih ke tiket thermal yang bentuknya seperti struk atm sebuah bank. Sistem pemesanan juga berubah,  tiket tidak bisa dipesan hanya boleh di beli 3 jam sebelum kereta berangkat.

Pantauan Peralihan Tiket KA Thermal Daop 8 Perdana

Pantauan hari pertama peralihan Tiket KA Thermal Daop 8 terpantau normal dan lancar. Tidak terlihat antrian yang menumpuk dan tiap orang masih mendapatkan jatah tiketnya. Hal ini disebabkan oleh sebagian besar penumpang masih memiliki tandon tiket. Ya, tandon persediaan tiket untuk satu bulan yang akan datang. Mungkin bulan depan baru kelihatan yang sebenarnya, apakah ada antrian panjang atau tidak.

Dengan beralihnya tiket kereta api lokal ke thermal, para penumpang nantinya harus beli antri 3 jam sebelum kereta berangkat. Nah untuk yang berangkat dari Stasiun Gubeng apakah nanti akan bertabrakan dan berbaur pembeliannya dengan KA Komuter/Penataran dan Dhoho. Semoga saja sudah diantisipasi dengan jurus mautnya.

Intinya, antrian dan peralihan tiket thermal belum terasa, karena sebagian besar penumpang masih mempunyai tiket untuk keberangkatan satu bulan kedepan. Jadi tidak terlihat antrian yang menumpuk. Sekian reportasi singkat dari kami, semoga bermanfaat. Lihat Juga KA Penataran Dhoho KRD Menggunakan Tiket Thermal.