Jalur Kereta Api Banyuwangi Surabaya Terhadang Banjir

Hari ini tanggal 12 Februari 2016 jalur kereta api Banyuwangi Surabaya terhadang banjir di petak Porong-Tanggulangin. Informasi terakhir yang saya dapat dari informasi di Stasiun Gubeng bahwa banjir setinggi 40 cm diatas kepala rel. Banjir terjadi karena curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya khususnya wilayah porong. Sebenarnya banjir ini sudah menjadi langganan daerah tersebut yang mepet dengan tanggul semburan lumpur Sidoarjo. Keadaan banjir tersebut tidak memungkinkan kereta api untuk meneruskan perjalanan. Salah satu hambatannya adalah AC yang menempel di kereta akan ikut terkena air jika diterabas.

Selain Jalur Kereta Api Banyuwangi Surabaya, Jalur ini juga mematikan rute Malang Surabaya dimana titik pertemuannya ada di Stasiun Bangil, Pasuruan. Beberapa kereta api lokal Daop 8 mengalami hambatan perjalanan/rintangan jalan.

Kereta Api Penataran Malang Surabaya yang paling pagi perjalanannya tidak sampai Surabaya Gubeng, begitu juga Komuter Porong Surabaya berangkat awal Stasiun Tanggulangin. Kereta Api yang dari Surabaya ke Malang dibatalkan dan biaya di kembalikan 100% tanpa potongan. Dalam pengumuman "announcer" Stasiun Gubeng, kereta api Penataran jam berangkat Gubeng 07.40 batal jalan dan penumpang bisa mengambil uang tiket full tanpa potongan.

Gambar Refund Tiket KAI
Suasana Refund Tiket KA Penataran Oleh Penumpang.

Untuk kereta api dari Banyuwangi ke Surabaya tetap tunggu kabar lebih lanjut. Jika mengacu kebiasaan sebelumnya, penumpang kereta api dari Gubeng di Oper Bis ke Bangil dan lanjut dengan KA Mutiara Timur Siang yang sudah stand by di Bangil. KA Logawa muter Malang dimana perjalanannya semakin jauh dan waktu tempuhnya jadi lama. Baca Juga : Tukar Jadwal Tiket KA Dhoho Penataran.

0 Response to "Jalur Kereta Api Banyuwangi Surabaya Terhadang Banjir"

Post a Comment